PERUBAHAN SISTEM ENDOKRIN, KARDIOVASKULER, DAN HEMATOLOGI PADA IBU NIFAS



Sistem endokrin adalah sekumpulan kelenjar dan organ yang memproduksi dan mengatur hormon dalam aliran darah untuk mengontrol banyak fungsi tubuh. Sistem ini tumpang tindih dengan sistem saraf dan eksokrin dan tanggung jawabnya meliputi metabolisme, pertumbuhan, dan perkembangan seksual.
Sistem kardiovaskular adalah suatu sistem organ yang berfungsi memindahkan zat ke dan dari sel. Sistem ini juga menolong stabilisasi suhu dan pH tubuh (bagian dari homeostasis).
Hematologi diambil dari dua kata istilah yaitu Hemato dan Logos,Hemato yang berarti darah dan Logos yang berarti ilmu.jadi, dapat kita simpulkan bahwa Hematologi adalah ilmu yang mempelajari tentang seluk beluk dan serta yang berhubungan dengan darah.
Di dalam analis kesehatan yang harus di pelajari dapat kita simpulkan garis besarnya yaitu keadaan patologik dari penyakit-penyakit darah,pemeriksaan terhadap Hematologi(ilmu darah),imunologi dan hal-hal yang berkaitan dengan transfusi darah.

A.      Perubahan Sistem Endokrin
a)      Oksitosin
Oksitosin dikeluarkan oleh glandula pituitary posterior dan bekerja terhadap otot uterus dan jaringan payudara. Oksitosin di dalam sirku
lasi darah menyebabkan kontraksi otot uterus dan pada waktu yang sama membantu proses involusi uterus.
b)      Prolaktin
Penurunan estrogen menjadikan prolaktin yang dikeluarkan oleh glandula pituitary anterior bereaksi terhadap alveoli dari payudara sehingga menstimulasi produksi ASI. Pada ibu yang menyusui kadar prolaktin tetap tinggi dan merupakan permulaan stimulasi folikel di dalam ovarium ditekan.
c)       HCG, HPL, Estrogen, dan progesterone
Ketika plasenta lepas dari dinding uterus dan lahir, tingkat hormone HCG, HPL, estrogen, dan progesterone di dalam darah ibu menurun dengan cepat, normalnya setelah 7 hari.


d)      Pemulihan Ovulasi dan Menstruasi
Pada ibu yang menyusui bayinya, ovulasi jarang sekali terjadi sebelum 20 minggu, dan tidak terjadi diatas 28 minggu pada ibu yang melanjutkan menyusui untuk 6 bulan. Pada ibu yang tidak menyusui ovulasi dan menstruasi biasanya mulai antara 7-10 minggu.

B.       Perubahan Sistem Kardiovaskuler
Cardiac output meningkat selama persalinan dan peningkatan lebih lanjut setelah kala III, ketika besarnya volume darah dari uterus terjepit di dalam sirkulasi. Penurunan setelah hari pertama puerperium dan kembali normal pada akhir minggu ketiga.
Meskipun terjadi penurunan dalam aliuran darahke organ setelah hari pertama, aliran darh ke payudara meningkat untuk mengdakan laktasi. Merupakan perubahan umum yang penting keadaan normal dari sel darah merah dan putih pada akhir puerperium.
Pada beberapa hari pertama setelah kelahiran, fibrinogen, plasminogen, dan factor pembekuan menurun cukup cepat. Akan tetapi darah lebih mampu untuk melakukan koagulasi denagn peningkatan viskositas, dan ini berakibat meningkatkan resiko thrombosis.

C.      Perubahan Sistem Hematologi 
        Lekositosis meningkat, sel darah putih sampai berjumlah 15.000 selama persalinan, tetap meningkat pada beberapa hari pertama post partum. Jumlah sel darah putih dapat meningkat lebih lanjut sampai 25.000-30.000 di luar keadaan patologi jika ibu mengalami partus lama. Hb, Ht, dan eritrosit jumlahnya berubah di dalam awal puerperium,




perubahan sistem endokrin, kardiovaskuler, dan hematologi pada ibu nifas,
perubahan sistem endokrin, kardiovaskuler, dan hematologi pada ibu nifas,perubahan sistem endokrin, kardiovaskuler, dan hematologi pada ibu nifas,perubahan sistem endokrin, kardiovaskuler, dan hematologi pada ibu nifas,perubahan sistem endokrin, kardiovaskuler, dan hematologi pada ibu nifas,perubahan sistem endokrin, kardiovaskuler, dan hematologi pada ibu nifas,perubahan sistem endokrin, kardiovaskuler, dan hematologi pada ibu nifas,perubahan sistem endokrin, kardiovaskuler, dan hematologi pada ibu nifas,perubahan sistem endokrin, kardiovaskuler, dan hematologi pada ibu nifas,perubahan sistem endokrin, kardiovaskuler, dan hematologi pada ibu nifas,perubahan sistem endokrin, kardiovaskuler, dan hematologi pada ibu nifas,perubahan sistem endokrin, kardiovaskuler, dan hematologi pada ibu nifas,perubahan sistem endokrin, kardiovaskuler, dan hematologi pada ibu nifas,perubahan sistem endokrin, kardiovaskuler, dan hematologi pada ibu nifas,perubahan sistem endokrin, kardiovaskuler, dan hematologi pada ibu nifas,perubahan sistem endokrin, kardiovaskuler, dan hematologi pada ibu nifas,perubahan sistem endokrin, kardiovaskuler, dan hematologi pada ibu nifas,perubahan sistem endokrin, kardiovaskuler, dan hematologi pada ibu nifas,perubahan sistem endokrin, kardiovaskuler, dan hematologi pada ibu nifas,perubahan sistem endokrin, kardiovaskuler, dan hematologi pada ibu nifas,perubahan sistem endokrin, kardiovaskuler, dan hematologi pada ibu nifas,perubahan sistem endokrin, kardiovaskuler, dan hematologi pada ibu nifas

Comments