- Get link
- X
- Other Apps
Posted by
Unknown
on
- Get link
- X
- Other Apps
Syok hipovolemik
Syok
ini terjadi karena volume cairan darah intravaskular berkurang dalam jumlah
banyak dalam waktu yang singkat. Penyebab utama ialah perdarahan akut >20%
volume.
PENILAIAN SYOK
PERDARAHAN
|
Syok awal
|
Syok lanjut
|
|
a)
Pasien sadar, tampak ketakutan
|
a)
Pasien tampak kebingungan atau tidak sadar
|
|
b)
Nadi cepat, ≥110 kali/menit
|
b)
Nadi sangat cepat dan lemah
|
|
c)
Frekuensi pernapasan cepat, ≥30 kali/menit
|
c)
Pernapasan cepat dan dangkal
|
|
d)
Pucat, kulit basah, dan lembab
|
d)
pucat
|
|
e)
tekanan darah rendah, sistolik >90 mmHg
|
e)
tekanan darah sangat rendah
|
|
f)
paru-paru bersih
|
f)
gagal jantung, edema paru-paru
|
|
g)
hematokrit 26% atau lebih
|
g)
hematokrit < 26%
|
|
h)
hemoglobin 8 gram %
|
h)
Hemoglobin < 8 gram %
|
|
i)
Output urine < 30 cc/jam
|
i)
Output urine tidak ada
|
Penanganan
Penanganannya
difokuskan pada koreksi penyebab yang mendasarinya perdarahan tersebut dan
pelaksanaan tindakan untuk mengendalikan kehila
ngan darah serta meminimalkan
derajat syok hipovolemik
Penanganan
emergensi bergantung pada kecepatan dan kecukupan pemberian cairan serta darah
untuk memulihkan volume intravaskular dan menaikkan tekanan darah serta
mempertahankannya di atas 60 mmHg; infus larutan normal saline atau Ringer
laktat yang cepat dan mungkin juga albumin atau plasma expander lainnya untuk
meningkatkan volume secara memadai hingga transfusi whole blood dapat diberikan.
Jika
penyebab perdarahannya berupa atonia uteri, tindakan masase uterus dapat
dimulai :
Oksitosin
(pitocin) dapat diberikan jika masase tidak efektif atau apabila uterus tidak
dapat dipertahankan dalam kondisi kontraksi.
Masase
bimanual dapat dilakukan jika tindakan lainnya terbukti tidak efektif.
Penyuntikan
prostaglandin I.M dapat diinstruuksikan untuk meningkatkan kontraksi uterus
yang kuat dan bertahan
Histerektomi
mungkin diperlukan tetapi operasi merupakan tindakan terakhir.
Laserasi
jika terjadi, diperbaiki lewat pembedahan
Retensio
fragmen plasenta dikeluarkan lewat tindakan dilatasi dan kuretase (D&C)
Penanganan
penyebab DIC diperlukan.
Apa yang perlu dilakukan jika terjadi Syok
Hipovolemik
Mulailah
pemberian infus normal Saline atau Ringer Laktat IV
Mencatat
tekanan darah, denyut nadi, frekuensi pernapasan, dan denyut nadi perifer
Memantau
curah jantung dan tekanan vena sentral, atrium kanan, arteri pulmonalis serta
tekanan baji arteri pulmonalis
Mengambil
contoh darah arteri untuk analisis AGD
Pemberian
oksigen jika diperlukan
Mengambik
contoh darah vena
Apa yang perlu dilakukan jika tekanan darah
sistolik turun dibawah 80 mmHg
Tingkatkan
kecepatan aliran oksigen
Beritahu
dokter tentang kondisi pasien
Tingkatkan
kecepatan infus jika pasien menunjukkan penurunan progresif tekanan darah yang
disertai dengan denyut nadi yang lemah.
Tujuan utama mengatasi syok
Menstabilkan
kondisi pasien
Memulihkan
volume cairan sirkulasi darah
Mengefisienkan
sistem sirkulasi darah
Memperbaiki
penyebab yang mendasari kehilangan cairan secepat mungkin.
Daftar
pustaka :
Lockhart,
Anita & Saputra, Lyndon. 2014. Asuhan Kebidanan Masa Nifas Fisiologi dan
Patologis. Tanggerang Selatan : Binarupa Aksara Publisher
Comments
Post a Comment